12 Agustus 2010

5

Bila aku harus menggambarkan pikiranku tentangmu, begitu abstrak.
Sulit untuk deskripsikanmu dengan sederhana seperti cinta kita.

Setelah sekian waktu yang kita lalui bersama,
hanya satu deskripsiku untukmu.

Kau begitu indah.
Membuatku tersenyum bahagia.
Menenangkanku layaknya simfoni yang mengalun lembut.

Segala hal tentangmu buatku begitu menyayangimu
tepat 100 hari.

Ketika aku tahu itu sekadar personamu,
aku hanya bisa tersenyum penuh ironi.
Menertawakan diri.

Mengapa aku bisa sebodoh ini?
Menyayangi sosok yang tak pasti.

Ha. Ha. Ha.
Aku tertawa sakit.
Begitu menusuk, menancap dalam.

Bila saja waktu dapat diputar kembali
aku akan berharap dan berdoa pada tuhan.
Agar aku tak pernah mengenalmu.

[Surat ini ditulis untuk mantan pacar seorang sahabat saya yang tertangkap selingkuh]

4

Saya hanya zombie.
Tak bernyawa, tak berjiwa
tak berperasaan maupun berhati.
Namun hidup.

Sungguh, ini menyiksa.
Batin.
Pikiran.

Ingin lepas, panas.

Tolong,
carikan jiwa saya.

Bumi, 25-07-2010

3 (Dendam itu Manis, Sayang)

Bila hasrat itu timbul, saya tutupi.
Semakin besar, saya kubur.
Timpa sekuat asa.

Kehilangan atas kendali jiwa, bunuh diri.
Demi anda.
Tentu supaya tetap hidup.

Kelam. Kelam. Kelam.
dunia takdirkan.
Mencari titik terang
namun nihil.

Hal teringan yang ingin saya lakukan
hanya tampar, lalu cekik. Itu saja.
Menyenangkan bukan?

Bumi, 18-07-2010

2 (Bukan Urusan Saya)

Saya tak mengumbar, terlebih mengingat.
Untuk apa? bukan urusan saya.

Percuma bila dikata aib.
Bila dikata simpan.
Percuma.

Bila ingin tahu, tahukah?
Saya tak suka.
Namun saya tahu sejak lama.

Apa saya mengumbar?
Apa saya menyindir?

Tidak. Saya lupakan.

Anda yang baru saja tahu,
langsung umbar kesana kemari
namun katakan itu aib.

Merasa sucikah?
buat saya bingung.

Satu yang ingin saya tahu,
lebih hinakah saya dari anda?
Itu saja.

Bumi, 18-07-2010.

1

Terlalu angkuh untuk akui
untuk pikirkan.
Terlalu sering tutupi.

Anggap tiada.
Mendoktrin diri, supaya suci.

Terkadang timbul
memalukan diri, individu lain.

Kubur. Putihkan. Kelabukan. Hitamkan.
Hilangkan warna, aura, kebahagiaan.
Gelorakan jiwa
agar kelam.

Bumi, 14-07-2010