Siapa?
Aku memanggilmu sebagai si berlebihan
dan kamu, menganggapku sebagai sosok menyebalkan.
Seperti sebuah kisah marjinal
dimulai ketika kita tak saling mengenal
Dan mulailah alur yang mengarah pada super marjinal
Suatu hari, yang lain mengetuk pintu yang satu
"Bolehkah aku masuk?" ujarmu padaku.
Aku membiarkanmu masuk tanpa meragu.
Kemudian turun hujan
Kita menepi berbagi dipan
Supaya hujan yang terselip lewat genting tak membasahi uban
Kemudian kita mulai tak tahan
Kamu dan Aku mulai berperang
Indahnya, setelah itu kita selalu berpelukan.
Seperti sepasang sepatu
Saat ini kita menyatu
Entah hingga kapan. Hingga yang lain meninggalkan yang satu.
Bumi, 27-11-2011
P.S. Teruntuk Ahmad Rizki di ulang tahunnya yang ke 16. Semoga tuhan memberkatimu. Kita semakin dewasa sekarang, sudah perlu menentukan apa yang harus dilakukan. Selamat berproses dalam hidup. Aku mengaminkan segala doa baik untukmu, Ki.
waaaw :-)
BalasHapus